NIM: 16413300
Fakutas: FTTM
Hari ini tanggal 23 Agustus 2013, saya dan teman-teman angkatan 2013 menjalankan OSKM hari ke-6. Kami berkumpul di perpustakaan pusat ITB pada pukul 05.50 dan pada pukul 06.00 kami di mobilisasi menuju Saraga (Sasana Olahraga Ganesha). Pada awalnya kami diberikan ‘shock therapy’ oleh kakak-kakak panitia atas ketidak siagapan kami dalam 5 hari OSKM ini. Namun pada akhirnya, kami kembali cerita setelah melaksanakan senam versi kakak-kakak panitia yang cukup heboh dan menarik. Kemudian, kami bergerak ke pinggir lapangan untuk persiapan membuat tulisan #UntukIndonesia. Inilah hasil kerja sama angkatan 2013.
Setelah melakukan tugas tersebut, kami kembali di mobilisasi menuju Sabuga (Sasana Budaya Ganesha) untuk mendengarkan defile OHU (Open House Unit) dan seminar dari 4 pembicara. Unit adalah nama lain dari ekstrakulikuker seperti yang ada di SMP ataupun SMA. Pada defile OHU, kami melihat presentasi dan sedikit penampilan dari tiap unit. Ternyata, ITB memiliki 80 unit yang terpilah menjadi 6 rumpun. Unit-unit tersebut adalah:
A. Rumpun Keagamaan
1. PMK ITB (Persatuan Mahasiswa Kristen)
2. KMK ITB (Keluarga Mahasiswa Katolik)
3. KMH ITB (Keluarga Mahasiswa Hindu)
4. KMB ITB (Keluarga Mahasiswa Budha)
5. Gamais ITB (Keluarga Mahasiswa Islam)
B. Rumpun Keilmuan
1. KSEP ITB (Ekonomi dan Pasar Modal)
2. Majalah Ganesha
3. ISH ITB
4. HATI ITB (Dakwah)
C. Rumpun Pendidikan
1. KOKESMA ITB
2. URO ITB (Unit Robotika)
3. Ugreen ITB
4. TEC ITB (Techno Entrepreneur)
5. AIESEC ITB (Student Exchange)
6. Menwa ITB (Resimen ITB)
7. Pramuka ITB
8. LFM ITB (Lembaga Film Mahasiswa)
9. KPMI ITB (Palang Merah)
10. KMPA ITB (Pecinta Alam)
11. GNUFC ITB
12. Genshiken ITB (Budaya Visual Modern)
13. ARC (Amateur Radio Club)
D. Rumpun Seni dan Budaya
1. UKA (Aceh)
2. UKSS (Sulawesi Selatan)
3. UKSU (Sumatera Utara)
4. KUMR (Melayu-Riau)
5. UKM (Minangkabau)
6. UKB (Betawi)
7. UKK (Kalimantan)
8. UKIR (Irian)
9. UKT (Tionghoa)
10. UKJ (Jepang)
11. UBALA (Lampung)
12. KMJ (Jambi)
13. SAHANG (Bangka Belitung)
14. UKB Debust (Banten)
15. MGG (Bali)
16. MUSI (Sumatera Selatan)
17. LSS (Sunda)
18. LOEDROEK (Jawa Timur)
19. PSTK (Jawa Tengah)
20. LS (Sastra)
21. STEMA (Teater)
22. MBWG (Marching Band)
23. PSM ITB (Paduan Suara)
24. KPA ITB (Angklung)
25. ISO (Orchestra)
26. ITB Jazz
27. APRES ITB (Apresiasi music)
28. INFINITY (Dance ITB)
E. Rumpun Media
1. Ganesha TV
2. Pers Mahasiswa ITB
3. RK ITB (Radio Kampus)
4. Boulevard ITB
5. 8EH (Radio ITB)
F. Rumpun Olahraga dan Kesehatan
1. UT ITB (Tenis)
2. URPA (Renang dan Polo Air)
3. Unit Capoeira ITB
4. UBV ITB (Voli)
5. UBT ITB (Bulu Tangkis)
6. Basket ITB
7. Tarung Derajat ITB
8. Taewondo ITB
9. Softball ITB
10. Skor Hoki ITB
11. GT ITB (Football)
12. PS ITB (Sepak Bola)
13. PERCAMA ITB (Catur)
14. PD ITB (Perisai)
15. PSAT ITB (Pencak Silat)
16. PASOPATI ITB (Panahan)
17. NAUTICA ITB (Diving)
18. Kendo ITB
19. Kempo ITB
20. BKC ITB (Karate)
21. GB ITB (Sepeda)
22. UAB ITB (Kartu Bridge)
23. UATM (Tenis Meja)
24. ATLAS ITB (Parkour)
25. AIKIDO ITB
Dari 80 unit yang ada, saya sendiri tertarik kepada unit infinity, stema dan unit bulu tangkis.
Setelah kakak-kakak panitia mempresentasikan OHU, moderator pun diganti oleh Maria Selena, Putri Indonesia 2011 yang juga merupakan alumni dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Sebelum masuk ke materi, kak Nyoman, selaku presiden ITB memberikan sedikit kata-kata sambutan untuk kami angkatan 2013. Selanjutnya masuk kepada pembicara 1, yaitu Bapak Gita Wiriyawan. Pak Gita adalah Menteri Perdagangan Indonesia. Salah satu kalimat yang saya sukai dari materi Pak Gita adalah “Bangsa yang pemudanya tidak mengembangkan kearifan lokal adalah pemuda yang kehilangan jati dirinya.” Menurut saya, apa yang dikatakan Pak Gita pada siang hari ini adalah benar adanya dan saya sendiri setuju. Maka dari itu, saya sangat beruntung Karena OSKM 2013 mengambil tema kearifan lokal. Terima kasih OSKM 2013.
Pembicara 2 adalah Bapak Indra Hidayat. Beliau juga memberikan materi yang saya anggap menarik, “…sumber daya manusia kita diklaim oleh bangsa lain, seharusnya jika kita adalah orang-orang yang kreatif, seharusnya kita biasa saja, tinggal buat baru. Secara tidak langsung, mereka lebih dibelakang dari kita. Biarkan saja mereka menjadi followers kita.” Ini menurut saya sangatlah benar. Kita harus mempertahankan kreatif yang ada didalam diri kita agar dapat membuat karya-karya baru.
Pembicara 3 adalah Ibu Tri Mumpuni. Beliau pada seminar ini lebih menjelaskan kepada kami tentang ketikdak adanya tenaga listrik di tempat-tempat yang bahkan tak begitu jauh dari kota besar. Beliau mencontohkan suatu daerah yang hanya 5 jam dari Jakarta yang disana tidak terdapat listrik sehingga, para siswa yang tinggal di daerah tersebut tidak bisa belajar pada malam hari. Salah satu kutipan dari Ibu Tri Mumpuni “Pertumbuhan ekonomi harus seimbang dengan daya dukung setempat dan kesejahteraan masyarakat lokal”
Pembicara 4 adalah Bapak Saska. Beliau juga merupakan alumni Insititut Teknologi Bandung. Pada seminar ini, beliau menyebut beberapa indir, yaitu, polaroid, alinea dan angkot day. Yang menarik disini adalah angkot day. Beliau mengatakan bahwa salah satu kemacetatan yang terjadi di dalam Kota Bandung adalah angkot yang tidak memakai jalan dengan sebenarnya. Maka dari itu, proyek ini adalah tes uji coba apakah dengan angkot yang tanpa mengetem dan berjalan dengan tertib akan banyak warga kota yang akan menaiki angkot dari pada kendaraan pribadi mereka. Daripada itu, untuk mendukung acara ini, angkot kelapa dago akan digratiskan pada tanggal 20 september 2013.
Bapak Saska adalah pembicara terakhir pada seminar kali ini. Setelah seminar, kami pun di mobilisasi lagi dan lagi menuju kampus ITB dan lalu pulang dengan sebelumnya melepaskan atribut-atribut yang berbau ITB untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Besok closing OSKM 2013!!! Sudah tak sabar!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar