Hari ini, 23 agustus 2013. Kami bangun lebih pagi dari
hari-hari sebelumnya. Hari ini kami berkumpul di depan perpustakaan seperti
biasanya, berbaris untuk dimobilisasi ke Saraga via terowongan. Bagi kami yang
datang pas-pasan. Suara MC dari Saraga yang memerintahkan untuk tutup mata,
telinga, tundukkan kepala sudah terdengar dari tempat kami berbaris.
Kakak-kakak dari Arga Pancaka masih saja meneriakkan kata-kata “sakti” seperti
biasanya.
Kami yang sudah sampai di Saraga langsung menutup mata kami
untuk menunggu acara selanjutnya berlangsung. Walau kami sendiri tidak tahu
kenapa kami harus melakukan itu. Mungkin mereka tidak ingin kami melihat cara
mereka memasuki panggung atau bagaimana mereka memindahkan properti-properti.
Selang
beberapa belas menit kemudian saat semua teman-teman maba sudah berada di
lokasi, kami diminta membuka mata kami. Kami melihat 6 orang berjaket almamater
di panggung. 2 dari antaranya memegang bendera dengan suatu lambang yang kami
belum kenali. Mereka lalu mengidentifikasikan dirinya sebagai seseorang yang memegang
kedudukan tinggi di OSKM 2013 ini. Setelah memberi orasi singkat tentang
sesuatu yang saya sendiri kurang memperhatikan, mereka lalu menanyakan tentang
keseriusan kami mengikuti OSKM 2013 ini. Kami dengan kasual menjawab “Serius!”.
Belum sempat gema dari jawaban kami hilang, salah seorang dari mereka langsung
berteriak membantah. “BOHONG!!” Katanya. Mereka lalu memaparkan beberapa
pernyataan yang memberatkan kami, yang nantinya akan kami ketahui sebagai
kebohongan (yaa, gak yakin sih, but who the f cares). Mereka lalu menuntut
konsekuensi dari ketidakseriusan kami dalam OSKM ini. Mereka berkata bahwa ini
akan jadi hari yang berat bagi kami. Maka, maba yang merasa kondisi fisiknya
tidak baik diminta untuk memisahkan diri dari barisan (ini cuma buat gertak
jadi bikin makin yakin bahwa mereka serius) sambil massa mereka
berteriak-teriak “JANGAN SOK KUAT!!”. Akhirnya
setelah sebagian maba memisahkan diri, kami dikondisikan untuk pengecekan spek
yang dibawa. Awalnya spek yang di cek adalah spek normal yang diminta untuk
dibawa. Beberapa benda kemudian, mereka menyebutkan spek ‘Kue Nastar’. Kami langsung
heboh sambil sedikit tertawa dan berasumsi orang ini agak sakit jiwanya. Massa mereka
lalu berteriak agar kami tenang dan tidak tertawa. Mereka berargumen bahwa kue
nastar adalah spek yang sangat penting karena mengandung molekul disakarida
yang nantinya akan sangat berguna bagi kami untuk supply energi. Kami masih
heboh setengah tertawa. Lalu mereka melanjutkan membacakan spek yang harus
dibawa. Spek selanjutnya yang mereka minta adalah ‘Helm SNI’. Kami kembali
heboh dan tertawa cukup keras dan mulai sedikit yakin bahwa orang ini agak
terganggu kesehatan jiwanya. Setelah agak reda, mereka kembali membacakan spek
lainnya. Yang mana adalah ‘kaca spion’. At this point, kita yakin 100% orang
itu sakit. Beberapa orang dari antara kami ternyata ada saja yang membawa spek
lengkap. Itu yang membuat mereka makin marah karena ada dari teman kami yang
membawa spek itu. Kami mulai sedikit curiga atas keanehan itu. Beberapa saat
kemudian ada maba yang menerjang panggung dan protes. karena suasana makin
ramai, kami kembali diminta untuk menutup mata kami.
Beberapa menit kemudian, orang-orang yang berada di panggung
makin banyak. Mereka lalu memasang ekspresi senang dan akhirnya mengaku bahwa mereka
dari unit kebudayaan sunda. Beberapa menit kemudian, kami diminta untuk senam
setelah diminta untuk mengikuti suatu gerakan untuk menunjukkan keseriusan kami
di OSKM ini. Detail dari kegiatan senam pagi itu agak kurang etis untuk dibahas
disini, maka cerita akan dilanjutkan.
Setelah selesai senam, kami lalu mulai untuk membentuk
formasi #untukindonesia yang nantinya akan dijadikan foto angkatan kami. Setelah
beberapa puluh menit mengkondisikan barisan, kami berhasil membentuk formasi
itu. Setelah difoto dan bodywave, seorang danlap naik keatas panggung, dan
mengapresiasi niat dan keberhasilan kami untuk membentuk formasi itu. Lalu danlap
meminta para taplok untuk menunjukkan yell-yell nya pada kami sebagai bentuk
apresiasi. Acara di saraga berakhir setelah kami meneriakan salam ganesha dan
dimobilisasi menuju Sabuga.
Setelah tiba di Sabuga dan duduk rapih, kami mengikuti
seminar tentang K3L. Yang isinya adalah bagaimana kita menjaga keamanan dan
kebersihan kampus. Tentang peraturan-peraturan sepele seperti parkir,
penggunaan toilet, and all those shits we already know since pre-school.
Selesai seminar K3L, mulailah highlight event hari ini yaitu
Defile OHU. Defile OHU adalah semacam demo yang dipertontonkan setiap unit
kegiatan mahasiswa sebagai preview dan pengenalan untuk nantinya memudahkan
kita memilih unit yang akan diikuti pada OHU tanggal 1 september nanti. Unit
yang tersedia ada 80 unit, dari keagamaan, keilmuan, pendidikan, media,
senibudaya, dan olahraga. Berikut list penuh dari Unit yang ada di ITB:
A. Unit keagamaan
1. PMK(persatuan mahasiswa kristen) itb
2. KMK(keluarga mahasiswa katolik) itb
3. KMH(keluarga mahasiswa hindu) itb
4. KMB(keluarga mahasiswa buddha) itb
5. Gamais(keluarga maahasiswa islam) itb
1. PMK(persatuan mahasiswa kristen) itb
2. KMK(keluarga mahasiswa katolik) itb
3. KMH(keluarga mahasiswa hindu) itb
4. KMB(keluarga mahasiswa buddha) itb
5. Gamais(keluarga maahasiswa islam) itb
B. Unit rumpun keilmuan
1. KSEP(ekonomi dan pasar modal) itb
2. Majalah ganesha itb
3. ISH itb
4. HATI itb (dakwah)
1. KSEP(ekonomi dan pasar modal) itb
2. Majalah ganesha itb
3. ISH itb
4. HATI itb (dakwah)
C. Unit rumpun pendidikan
1. KOKESMA itb
2. URO ITB (Unit robotika)
3. Ugreen itb
4. TEC ITB (techno entrepreneur itb)
5. AIESEC ITB (student exchange)
6. Menwa itb (resimen itb)
7. Pramuka itb
8. LFM ITB (liga film mahasiswa)
9. KPMI ITB (palang merah)
10. KMPA ITB (pecinta alam)
11. GNUFC ITB
12. Genshiken itb (budaya visual modern)
13. ARC (Amateur radio club)
1. KOKESMA itb
2. URO ITB (Unit robotika)
3. Ugreen itb
4. TEC ITB (techno entrepreneur itb)
5. AIESEC ITB (student exchange)
6. Menwa itb (resimen itb)
7. Pramuka itb
8. LFM ITB (liga film mahasiswa)
9. KPMI ITB (palang merah)
10. KMPA ITB (pecinta alam)
11. GNUFC ITB
12. Genshiken itb (budaya visual modern)
13. ARC (Amateur radio club)
D. Unit rumpun seni dan budaya
1. UKA ITB (Aceh)
2. UKSS (sulawesi selatan)
3. UKSU (sumaera utara)
4. UKMR (melayu riau)
5. UKM (minangkabau)
6. UKB (betawi)
7. UKK (kalimantan)
8. UKIR (irian)
9. UKT (tionghoa)
10. UKj (jepang)
11. UBALA (lampung)
12. KMJ (jambi)
13. SAHANG (bangka belitung)
14. UKB DEBUST (banten)
15. MGG (mahagotrag Bali)
16. MUSI (sumtera selatan)
17. LSS (sunda)
18. LOEDROEK (jawa timur)
19. PSTK (jawa tengah)
20. LS (sastra)
21. STEMA (teater mahasiswa)
22. MBWG (Marching band)
23. PSM ITB (paduan suara)
24. KPA ITB (angklung)
25. ISO (orchestra)
26. ITB JAZZ (deuh..)
27. APRES ITB (apresiasi musik)
28. INFINITY ITB (dance and performance)
1. UKA ITB (Aceh)
2. UKSS (sulawesi selatan)
3. UKSU (sumaera utara)
4. UKMR (melayu riau)
5. UKM (minangkabau)
6. UKB (betawi)
7. UKK (kalimantan)
8. UKIR (irian)
9. UKT (tionghoa)
10. UKj (jepang)
11. UBALA (lampung)
12. KMJ (jambi)
13. SAHANG (bangka belitung)
14. UKB DEBUST (banten)
15. MGG (mahagotrag Bali)
16. MUSI (sumtera selatan)
17. LSS (sunda)
18. LOEDROEK (jawa timur)
19. PSTK (jawa tengah)
20. LS (sastra)
21. STEMA (teater mahasiswa)
22. MBWG (Marching band)
23. PSM ITB (paduan suara)
24. KPA ITB (angklung)
25. ISO (orchestra)
26. ITB JAZZ (deuh..)
27. APRES ITB (apresiasi musik)
28. INFINITY ITB (dance and performance)
E. Unit rumpun media
1. Ganesha tv
2. Pres mahasiswa itb (koran2)
3. RK ITB (radio kampus)
4. Boulevard itb (semua tentang kampus; majalah kampus)
5. Radio itb 107.9fm
F. Unit rumpun olahraga dan kesehatan
1. UT ITB (tenis)
2. URPA (renang dan polo air)
3. Unit capoeira itb
4. UBV ITB (voli)
5. UBT (bulu tangkis)
6. BASKET ITB
7. Tarung Derajat itb
8. Taekwondo itb
9. Softball itb
10. Skor hoki itb (hockey)
11. GT ITB (football)
12. PS ITB (sepakbola)
13. PERCAMA ITB (catur)
14. PD itb (perisai diri)
15. PSAT ITB (pncak silat)
16. PASOPATI ITB (panahan)
17. NAUTIKA ITB (diving)
18. Kendo itb
19. Kempo itb
20. Karate BKC itb
21. GB ITB (ganesha bicycle)
22. UAB ITB (kartu bridge)
23. UATM (tenis meja)
24. ATLAS ITB (parkour)
25. AIKIDO ITB
1. Ganesha tv
2. Pres mahasiswa itb (koran2)
3. RK ITB (radio kampus)
4. Boulevard itb (semua tentang kampus; majalah kampus)
5. Radio itb 107.9fm
F. Unit rumpun olahraga dan kesehatan
1. UT ITB (tenis)
2. URPA (renang dan polo air)
3. Unit capoeira itb
4. UBV ITB (voli)
5. UBT (bulu tangkis)
6. BASKET ITB
7. Tarung Derajat itb
8. Taekwondo itb
9. Softball itb
10. Skor hoki itb (hockey)
11. GT ITB (football)
12. PS ITB (sepakbola)
13. PERCAMA ITB (catur)
14. PD itb (perisai diri)
15. PSAT ITB (pncak silat)
16. PASOPATI ITB (panahan)
17. NAUTIKA ITB (diving)
18. Kendo itb
19. Kempo itb
20. Karate BKC itb
21. GB ITB (ganesha bicycle)
22. UAB ITB (kartu bridge)
23. UATM (tenis meja)
24. ATLAS ITB (parkour)
25. AIKIDO ITB
Setelah defile OHU berakhir, kami mengikuti Seminar OSKM. Kami
kedatangan tamu ‘hadiah’ dari KM-ITB, yaitu bapak Gita Wirjawan. Mentri
perdagangan RI. Acara dibuka dengan sambutan dari beberapa orang penting
seperti sekjen OSKM, presiden KM, dan warek.
Acara diawali dengan pidato Bapak Gita. Beliau mengimbau
agar kita tidak kalah dengan persaingan global. Beliau juga bercerita tentang
pengalamannya menonton pertandingan bulu tangkis di luar negeri mengantar
timnas indonesia.
Acara kedua adalah pidato dari Wanadri, suatu organisasi
pencinta alam. Lalu pidato ibu Tri, dan Kak Saska tentang riset indie. Acara berlangsung
sangat lama dan baru selesai setelah ibadah shalat maghrib. Kami lalu
dimobilisasi keluar bertemu taplok kami dan mobilisasi ke kampus untuk diantar
pulang.
Sekian resume kegiatan OSKM 23 agustus 2013.
Arjuna Sarumpaet
16513133
STEI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar